Showing posts with label SEPUTAR BIOLOGI. Show all posts
Showing posts with label SEPUTAR BIOLOGI. Show all posts

Tuesday, 9 September 2014

STROBERI


KLASIFIKASI
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Rosales
Famili: Rosaceae (suku mawar-mawaran)
Genus: Fragaria
Spesies: Fragaria x ananassa

Siapa tak kenal dengan buah yang satu ini, harum yang begitu menggoda dan warna yang begitu menawan. Buah satu ini di kenal dengan sebutan stroberi, kecil mungil namun yang umumnya berasa asam ini banyak di gemari lho. Hmmmm enak, teringat saat dulu berkemah di Ranca Upas ni, berasa berada di surganya stroberi. Sepanjang perjalanan di suguhkan dengan kebun stroberi, hmmmm begitu menggoda. Dan tahukah anda manfaat dari buah stroberi? 

MANFAAT STROBERI
Memutihkan gigi (di gosok-gosok ke gigi),
Menghilangkan jerawat (di pakai masker),
Meningkatkan daya tahan tubuh karena kaya akan vit. C,
Bisa di jadikeun minuman favorit saat diet karena rendah kalori,
Dan juga dapat menghindarkan dari katarak / gangguan penglihatan

Wah bener-bener kaya akan manfaat ya sobat, buah satu ini biasanya di jadikan jus, selai, fuding dll.
Nah anda pencinta stroberi, hmmm... beruntung ya mengkonsumsi buah yang kaya akan manfaat.


Monday, 1 September 2014

ORGAN REPRODUKSI WANITA


Organ reproduksi wanita lebih kompleks dan rumit daripada organ reproduksi laki-laki. Meski lengkap, ternyata belum berfungsi sepenuhnya.organ reproduksi ini akan berfungsi sepenuhnya saat wanita telah memasuki masa pubertas yang ditandai dengan mulainya mesntruasi pertama. Organ reproduksi tersebut diantara nya vulva, vagina, serviks, rahim, saluran telur, dan indung telur.

VAGINA
Vagina adalah organ reproduksi yang paling populer setelah rahim. Sulit di bayangkan memang meski panjang vagina hanya berkisar antara 8-10 cm, vagina menjadi jalan lahir bayi. Melalui saluran vagina pula bungkahan-bungkah darah kotor (nifas ) keluar.
Pada bagian ujung yang terbuka, vagina ditutupi oleh sebuah selaput tipis yang dikenal dengan istilah selaput dara. Bentuknya berbeda-beda antara tiap wanita. Selaput ini akan robek pada saat bersenggama, kecelakaan, masturbasi yang terlalu dalam dan olah raga.

VULVA
Tanpa peran serta vulva, siapapun dapat melihat secara kasatmata bentuk vagina. Namun, untunglah vagina terselubungi vulva. Vulva terdiri dari mons pubis, labia (labia mayora dan labia minora), klitoris, daerah ujung vagina dan saluran kemih

SERVIKS
Serviks terletak di bagian terdepan dari rahim yang menonjol ke dalam vagina. Sehingga berhubungan dengan bagian vagina. Serviks memproduksi bagian berlendir (mucus). Ketika terjadi ovulasi, mukus ini menjadi banyak, elastik dan licin. Hal ini membantu spermatozoa untuk mencapai uterus. Saluran yang berdinding tebal ini akan menipis dan membuka saat proses persalainan di mulai.

RAHIM
Rahim berperan besar dalam reproduksi, mulai saat menstruasi hingga melahirkan. Bentuknya seperti buah pear, berongga dan berotot. Sebelum hamil beratnya 30-50 gram dengan ukuran panjang 9cm dan lebar 6 cm kurang lebih sebesar telur ayam kampung akan tetapi saat hamil rahim mampu membesar dan beratnya mampu mencapai 1000 gram.
Rahim terdiri dari tiga lapisan (lapisan parametrium, lapisam myometrium dan lapisan endometrium)
Setelah menstruasi, permukaan rahim menjadi tebal karena pengaruh hormon estrogen. Kemudian terjadi ovulasi diikuti dengan pembuahan, maka lapisan tadi bersama sel telur akan terlepas (meluruh) dan keluar melalui vagina yang disebut menstruasi

SALURAN TELUR (OVIDUCT/TUBA FALLOPI)
Tuba falopi atau dikenal pula dengan nama saluran telur. Saluran telur berada pada kanan dan kiri rahim sepanjang kurang lebih 10 cm, yang menghubungkan uterus dengan ovarium melalui fimbria. Ujung yang satu dari tuba falopi akan bermuara di uterus, sedangkan ujung yang lain merupakan ujung bebas dan terhubung ke dalam rongga abdomen.

Friday, 29 August 2014

STRUKTUR JARINGAN TUMBUHAN DAN HEWAN

Dari penemuan sel dan segala aktivitasnya lahirlah teori sel, bahwa sel meupakan kesatuan struktural, kesatuan fungsional, kesatuan tumbuhan, kesatuan heriditas, dan kesatuan reproduksi makhluk hidup. Berdasarkan tipe sel, sel di bedakan menjadi dua yaitu prokariotik yang tidak memiliki membran inti dan sel eukariotik yang memiliki membran inti.


Bagian dari sel meliputi membran plasma, nukleus dan sitoplasma.membran plasma tersusun dari lopoprotein, yaitu adanya ikatan antara lemak dan protein. Transfor melalui membran dapat berlangsung secara pasif yaitu difusi, osmosis dan difusi ternbatu dan transfor aktif yang memerlukan energi berupa ATP. Membran plasma terdapat pada sel tumbuhan maupun hewan. Sedangkan dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan.

Nukleus berfungsi untuk mengendalikan aktivitas sel, dalam nukleus trdapat nukleoplasma yang mengandung butir kromatin. Pada saat sel membelah, kromatin akan menjadi kromosom yang mengandung gen pembawa sifat keturunan. Selain butir kromatin, dalam nukleoplasma juga terdapat nukloelus yang berfungsi untuk sintesis.


Sitoplasma mengandung organel sel, seperti retikulum endoplasma, ribosom, badan golgi, lisosom, mitokondria, badan mikro, mikrotubulus , mikrofilamen, serta kloroplas yang terdapat pada sel tumbuhan. Pada organisme bersel tunggal, aktivitas kehidupan organisme ditunjang oleh organel orgael tersebut. Pada organis,e multiseluler terdapat spesialisasi dan diferensiasi sel sehingga terbentuk organisasi yang makin kompleks. Spesialisasi dan diferensiasi tersebut berupa jaringan, organ dan sistem organ yang membentuk individu.

Berdasarkan sifatnya jaringan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua yaitu jaringan meristem dan jaringan dewasa atau permanen. Jatingan meristem adalah jaringan yang sel-sel aktipnya mmbelah. Jaringan ini terdapat di ujung akar, ujung batang, dan kambium pada tumbuhan dikotil. Jaringan permanen terdiri jaringan peindung, jaringan dasar, jaringan penyokong, jaringan pengangkut dan jaringan sekretoris.


Jaringan penyusun hewan terdiri dari jaringan epitel, jaringan pengikt, jaringan otot, dan jaringan saraf. Jaringan epitel berdasarlan bentuknya dapat dbedakan mejadi tiga yaiu epitel pipih, epitel kubus, dan epitel batang. Berdasarkan lapisan penyusunya dibedakan menjadi epitel selapis dan epitel berlapis.


Jaringan pengikat berkembang dari mesenkim. Fungsi jaringan ikat adalah sebagai penyokongng dan penguhubung antar organ, spesialisasi dari sel-sel dalam jaringan ikat membentuk berbagai sel, misalnya membentuk leukosit, sel adiposa (sel lemak), tulang, ligamen dan tendon.



Jaringan saraf terdiri atas sel-sel saraf berupa juluran panjang dan beberapa jenis sel/neuroglia yang berfungsi menyokong sel saraf. Fungsi sel saraf adalah untuk menerima dan menghantarkan rangsangan.

SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

Untuk kelangsungan hidupnya manusia memerlukan makan. Di dalam tubuh, maknan diolah oleh sitem pencernaan makan menjadi sari-sari makanan yang kemudian diserap oleh tubuh.
Makanan manusia diambil dari hewan maupun tumbuhan. Zat-zat makanan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin.

Karbohidrat dapat dibagi menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Protein terususun atas asam amino-asam amino. Asam amino dibagi menjadi asam amino esensial dan nonesensial. Lemak terdidri dari asam lemak, gliserol, dan sterol.
Menurut kegunaanya, zat makanan digolongkan sebagai penghasil energi (lemak, karbohdirat), sebagai pembangun (protein), dan sebagai pengatur (vitamin, mineral, air).


Sistem pencernaan makanan tersusun oleh saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran pencernaan terdiri dari rongga mulut, esofagus, lambung, usus halus, dan usus besar. Di rongga mulut terjadi pencernaan mekanis dengan bantuan enzim ptialin. Pada lambung terjadi pencernaan mekanis dengan bantuan gerak peristaltik lambung dan pencernaan kimiawi, yaitu protein diubah menjadi proteosa dan pepton dengan bantuan enzim pepsin. Pada usus terjadi pencernaan lemak menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase, dan pencernaan protein  dan pepton menjadi peptida dan asam amino oleh enzim tripsin. Pada usus besar terjadi penyerapan air. Kelenjar-kelenjar penghasil enzim adalah kelenjar saliva, pankreas, kelenjar parotis, kelnjar submaksilaris, kelenjar sublingual dan hati.


Alat pencernaan dapat mengalami ganguan, antara lain tukak lambung, kolik parotitis, konstipasi, diare, usus buntu, malnutrisi, malabsorpsi, gastrilis, gastreonteritis, sirosis, dan heart burn.

GANGGUAN PADA GINJAL


Ginjal manusia dapat mengalami gangguan dan kelainan karena berbagai hal antara lain karena serangan bakteri, tumor, abnormalitas bentuk ginjal, atau karena pembentukan batu ginjal

NEFRITIS
Nefritis adalah kerusakan bagian glomerulus ginjal akibat alergi racun kuman, biasanya karena bakteri Streptococcus. Akibat nefritis ini seseorang akan menderita uremia dan edema. Uremia adalah masuknya kembali asam urin dan urea ke pembuluh darah, sedangkan edema adalah penimbunan air kaki karena reaabsorpsi air terganggu.

BATU GINJAL
Batu ginjal terbentuk karena pengendapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal ini berbentuk kristal yang tidak dapat larut. Kandungan batu ginjal adalah kalsium oksalat, asam urat, dan kristal kalsium fosfat. Penyebab endapan garam ini adalah akibat mineral dan terlalu sedikit mengkonsumsi air.

ALBUMINURIA
Albuminuria adalah ditemukannya albumin pada urin. Adanya albumin dalam urin merupakan indikasi adanya kerusakan pada membran kapsul endotelium atau karena iritasi sel-sel ginjal akibat masuknya sebstansi seperti racun bakteri, eter atau logam berat.

GLIKOSURIA
Glikosuria adalah diemukannya glukosa pada urin. Adanya glukosa dalam urine menunjukan bahwa terjadi kerusakan pada tabung ginjal.

HEMATURIA
Hematuria adalah ditemukannya sel darah merah dalam urin. Hematuria disebabkan peradangan pada organ urinaria atau karena iritasi gesekan batu ginjal.

KETOSIS
Ketosis adalah ditemukannya keton di dalam darah. Hal ini dapat terjadi pada orang yang melakukan diet karbohidrat.

DIABETES INSIPIDUS

Adalah suatu penyakit yang berakibat penderitanya mengeluarkan urine terlalu banyak. Penyebabnya adalah kerusakan hormon ADH. Jika kekurangan horomon ADH, jumlah urine dapat naik 20-30 kali lipat. Hormon ADH (antidieuritka) ini dihasilkan oleh kelenjar hipofisis bagian belakang.

KELAINAN PADA SISTEM KOORDINASI

AMNESIA

Yaitu ketidakmampuan seseorang untuk mengenali kejadian-kejadian atau mengingat apa yang terjadi dalam suatu periode di masa lampau akibat goncangan batin atau cidera otak. Penderita amnesia sering kali lupa akan identitas dirinya dan orang lain atau kejadian yang mula-mula dikenalnya dengan baik.

STROKE

Stroke dengan istilah lain Cerebrocascullar accident (CVA) atau Cerebral apoplexy adalah kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah di otak. Peyumbatan pembuluh dapat terjadi akibat penyempitan pembuluh darah (arteriosklerosis), penyumbatan oleh suatu emboli atau keduanya. Arterisklerosis dan stroke lebih sering terjadi pada penderita tekanan darah tinggi (hipertensi). Akibat stroke wajah menjadi tidak simetris.

CUTTER
Penderita cutter diduga ratusan sampai ribuan, selalu melukain dirinya sendiri pada saat depresi, stres atau bingung.

NEURITIS

Radang saraf dapat karena pengaruh fisis seperti tekanan pukulan, patah tulang, dapat pula karena racun atau defisiensi vitamin B1,B2,B12. Pada daerah saraf terasa sakit dan terkadang kesemutan.

TRANSEKSI
kerusakan sebagian atau seluruh segmen tertentu dari medula spinalis, misalnya karena jatuh, tertembak yang sering disertai dengan hancurnya tulang belakang. Transeski pada daerah servik menimbulkan kuadriplegia (lumpuh tungkai atas dan bawah ). Transeksi di atas pembesaran lumbar menimbulkan parplegia (lumpuh kedua tungkai bawah ). Transeksi juga disertai dengan kehilangan segala rasa (mati rasa).

PARKISON
Penyakit yang disebabkan oleh berkurangnya neurotransmiler dopamin pada dasar ganglion dengan gejala tangan gemetaran sewaktu istirahat (tetapi gemetaram tersebut hilang sewaktu tidur), sulit bergerak, kekakuan otot, otot muka kaku menimbulkan kesan seolah-olah bertopeng, mata sulit mengedip dan langkah kaki menjadi kecil dan kaku.

EPILEPSI
Suatu penyakit yang terjadi karena dilepaskannya letusan-letusan listrik (impuls) pada neuron-neuro di otak. Penyebabnya antara lain terdapatnya jaringan parut di otak dari bekas luka sewaktu kelahiran atau karena infesi tumor, gangguan metabolisme dan ada yang tidak diketahui penyebabnya.

POLIOMIELITIS
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang neuron-neuron motor sistem saraf pusat (otak dan medula spinalis). Gejala-gejalanya antara lain panas, sakit kepala, kaku duduk, sakit otot kemudian kelumpuhan.

NEURASTHONIA (LEMAH SARAF)

Penderita ini biasanya pemarah, kecil hati, kurang tenaga. Ada yang karena pembawaan lahir, rohani terlalu lelah, terlalu berat penderitaannya, atau karena sakit keacunan.

KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI

Kelainan pada sistem reproduksi bisa terjadi akibat infeksi, penyakit atau kelainan bawaan. Sebagian besar pada sistem reproduksi disebabkan oleh penyakit dan infeksi. Penyakit yang tergolong PMS (penyakit menular seksual) adalah penyakit yang di tularkan melalui hubungan seksual dengan penderita. Berikut ini adalah beberapa penyakit menular seksual yang terjadi di masyarakat kita.

KLAMIDIA

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Chalamydia trachomatis. Kadang penyakit ini timbul tanpa gejala, bila dengan gejala pada laki-laki biasanya terjadi rasa sakit ketika buang air kecil, sakit dan pembengkakakn pada testis. Pada perempuan kadang terdapat bercak darah di luar menstruasi. Klamidia dapat menular pada anak yang dilahirkan oleh penderita, menyebabkan kelahiran prematur, gangguan pernapasan dan penglihatan pada bayi. Klamidia yang parah dapat menyebabkan intertilitas. Klamidia dapat diobati dengan antibiotik.

GONOREA

Gonorea diakibatkan oleh bakteri Neisseria gonorhoeae dan dapat menginfeksi anggota tubuh lain selain organ kelamin seperti mulut, mata, sendi, dan tulang. Pada laki-laki kadang keluar cairan kekuningan dari alat kelamin. Pada perempuan keluar cairan berwarna hijau kekuningan. Gonorea yang ditularkan dari ibu ke anaknya saat kelahiran dapat menyebabkan kebutaan. Bakteri Neisseria dikenal mudah mutasi menjadi resisten terhadap antibiotik. Oleh karena itu, gonorea harus ditangan dengan intensif.

SIFILIS

Siflis adalah satu PMS yang paling berbahaya. Infeksi yang terjadi pada organ kelamin luar disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis dapat berkembang terhadap sekunder dan tersier yang amat sulit diamati. Sifilis sekunder amat menular sedangkan sifilis tersier tidak. Meskipun demikian, sifilis tersier menimbulkan berbagai kerusakan pada tubuh selain pada organ kelamin seperti otak, jantung, pembuluh darah, hati dan lain-lain. Sifilis yang ditularkan ibu kepada anaknya saat kelahiran dapat mngakibatkan kebutaan dan kematian. Sifilis dapat di obati dengan penisilin dosis tinggi, namun kerusakan jaringan yang terjadi selama infeksi tidak dapat disembuhkan kembali.

HERPES SIMPLEKS

Herves disebabkan oleh virus. Pada perempuan timbul luka pada organ kelamin bagian luar yang disertai gejala flu seperti sakit kepala dan demam. Pada laki-laki gejalanya mirip dengan sifilis. Penyakit ini menular melalui hubungan seksual dan dari ibu kepada bayinya. Pengobatan herpes harus dilakukan secara tekun dan tidak benar-benar sembuh. Obat yang ada hanya menekan gejala penyakit tersebut.

AID ( aquired immuno deficency syndrome )


Penyebab penyakit ini adalah Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Akibatnya, penderita AIDS menjadi rentan terhadap berbagai penyakit dan infeksi. Penyakit flue biasa bisa mematikan bagi penderita AIDS. Gejala AIDS amat sulit diamati karena mirip dengan gejela penyakit lain. Untuk memastikan seseorang benar terkena AIDS atau terinfeksi virus HIV diperlukan tes khusus. AIDS menular melalui hubungan seksual, tranfusi darah yang tercemar viirus HIV, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan dari ibu kepada bayinya. Hingga saat ini belum ada obat mujarab untuk AIDS

Thursday, 28 August 2014

SISTEM RESPIRASI


Respirasi eksternal (bernapas) meliputi pengambilan oksigen dan pengeluaran karon dioksida serta uap air. Pernapasan merupakan pertukaran gas antara organisme dan lingungannya. Respirasi internal (pernapsan seluler) terjadi di dalam sel. Secara garis besar , respirasi merupakan pemecahan glukosa dengan bantuan enzim-enzim untuk menghasilkan energi. Respirasi melibatkan tahap-tahap glikolisis, siklus krebs, dan transfor (transfer) elektron.
Pernapasan pada berbagai tingkat organisme berbeda-beda. Pada amoeba, cacing pipih dan coelenterata, respirasi terjadi melalui seluruh permukaan tubuhnya, yaitu secara difusi. Insekta dan myriapoda bernapas dengan trakea. Hewan golongan arachbida (laba-laba) bernapas dengan paru-paru buku.
Pernapasan pada vertebrata juga bermacam-macam, tergantung golongan organismeya. Amfibi misalnya katak, bernapas dengan paru-paru, kulit dan insang.
Aves misalnya burung bernapas dengan paru-paru (pulmo). Burung memiliki perluasan paru-paru yang disebut dengan kantong udara. Kantong udara berungsi untuk menyimpan cadangan udara. Pisces (ikan) bernpas dengan insang. Pada ikan bertulang sejati, insang tertutup oleh ovekulum.

Pernapsan pada manusia menggunakan paru-paru. Pernpasan melibatkan 2 proses yaitu menarin napas (inspirasi) dan mengeluarkan napas (ekspirasi). Berdasarkan organ-organ yang terlibat , pernpasan dibagi menjadi dua yaitu pernapasan dada dan pernpasan perut.

PERNAPASAN PADA INSEKTA


Insekta (serangga) bernafas dengan menggunakan tabung udara yang disebut trakea. Udara keluar masuk ke pembuluh trakea melalui lubang-lubang kecil pada eksoskeleton yang disebut stigma atau spirakel. Stigma dilengkapi dengan bulu-bulu untuk menyaring debu, serta dapat terbuka dan tertutup karena adanya katup-katup yang geraknya di atur oleh otot. Tabung trakea bercabang-cabang keseluruh tubuh dengan ukuran yang semakin halus. Cabang terkecil berujung buntu dan berukuran kurang lebih 0,1 mili mikron. Cabang ini di sebut trakeolus , berisi udara serta cairan. Oksigen larut dalam cairan ini kemudian berdifusi ke dalam sel-sel di dekatnya. Jadi pada insekta oksigen tidak diedarkan melalui darah, tetapi melalu trakea

Jaringan dasar (parenkim)


Jaringan parenkim merupakan suatu jaringan yang terbentuk dari sel-sel hidup, dengan struktur morfologi serta fisiologi yang bervariasi dan masih melakukan kegiatan proses fisiologi.
Jaringan parenkim disebut jaringan dasar karena di jumpai hampir disetiap bagian tumbuhan. Contohnya pada akar dan batang, parenkim dijumpai di antara epidermis dan pembuluh angkut, sebagai korteks. Parenkim dapat pula dijumpai pada empulur batang.

Pada daun parenkim merupakan mesofil daun yang kadang berdiferensiasi menjadi jaringan tiang dan jaringan bunga karang. Parenkim juga dijumpai sebagai penyimpanan cadangan makanan pada buah dan biji.

Friday, 20 June 2014

CARA MEMBUAT MINYAK KELAPA FERMENTASI


Minyak kelapa banyak digunkan sebagai minyak goreng dan merupakan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari dalam kehidupan manusia. Selian sebagai minyak goreng, kelapa juga dapat digunakan untuk bahan-bahan industri seperti pembuatan sabun, margarin dan kosmetik.
Pengolahan minyak kelapa pada umumnya di lakukan degan cara penguapan santan di atas apai sampai di dapatkan minyak kelapa hal ini memerlukan waktu yang lama dan terus mmeberus , oleh karena itu di di perlukan cara-cara yang efisien untuk dapat mengola minyak kelpa secra sedrhana.
Dewasa ini telah di temukan pembuatan minyak kelapa secra seerna yang di kenal dengan metode fermentasi dalam pembuatan minyak kelapa yaitu proses penggunaan jamur Sacharomyces cereviciae ntuk memisahkan minyak dari karbihidarat dan protein yang terdapat dalam kelapa.
Pengolahan kelapa secra fermentasi dapat di lakukan di masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan, karena cara pengolahannya lebih mudah, hasilnya lebih banyak dan menghemata bahan bakar.
Dalam proses pembuatan minyak kelapa secra fermentasi yang di gunakan adalah enzym-ezym yang di hasilakn oleh Sacharomyces cereviciae yang kemudian enzim tersebut akan di lepaskan ke lingkungan sekitar jamur untuk menghancurkan substrat tempat tumbuhnya menjadi senyawa-senyawa organik yang dapat larut, substrat yang yang di hancurkan merupakan karbohidarat.

KERJA ILMIAH

Manusia dan berbagai fenomena alam merupakan bagian dari kehidupan yang tidak terpisahkan. Manusia dengan akal pikirannya selalu berusaha untuk mengungkap misteri tentang fenomena alam yang di hadapinya. Mereka mencoba mencari pemecahan masalah dengan cara yang beragam. Ada yang mencari jawabannya dengan cara menduga-duga atau berfikir secara subjektif dan ada juga yang mengunakan akal pikirannya dengan berfkir secara logis dan objektif. Manakah dari cara tersebut yang bisa di gunakan oleh para saintis? Bagaimanakah sikap dan cara kerja mereka terhadap suatu permasalahan.sebagai bahan pertimbangan , ilmu biologi pada waktu mendatang dapat digunakan sebagai wahana untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan.

SAINS DAN CIRI-CIRINYA
kata sains berasal dari bahasa latin (scientia) yang berarti memiliki pengetahuan atau mengetahui. Sains adalah suatu proses atau cara untuk menemukan solusi terhadap suatu masalah atau memahami suatu fenomena (kejadian) di alam ini. Proses pemecahan masalah tersebut biasanya melibatkan langkah-langkah yang sistematis dan objektif yang lebih dikenal dengan metode ilmiah.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai sains, kita harus memahami beberapa ciri sains. Adapun ciri-ciri sains tersebut adalah sebagai berikut:
Objek kajiannya berupa benda-benda konkrit
Mengembangkan pengalaman-pengalaman yang empiris
Menggunakan langkah-langkah yang sistematis
Hasilnya bersifat objektif
Menggunakan cara berfikir logis
Hukum-hukum yang di hasilkan bersifat universal

Monday, 12 August 2013

PENGERTIAN LINGKUNGAN

 Lingkungan secara umum memiliki arti segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan sistem yang kompleks yang dapat mempengaruhi satu sama lain.kondisi yang saling mempengaruhi ini membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi dan seberapa besar komponen lingkungan itu dapat mempengaruhi dengan kuat.
Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh individu atau makhluk hidup lain dalam satu lingkungan.
       Pada Undang Undang Nomor 23 tahun 1997 mengenai Pedoman Umum Pengelolaan Lingkungan Hidup, disebutkan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya dan keadaan, dan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Kesatuan ruang maksudnya semua yang disebutkan di atas berada dalam ruang/tempat yang sama dan bersama-sama membentuk satu sistem. Jadi dalam kesatuan ruang itu masing-masing saling mempengaruhi baik secara langsung maupun tidak langsung.

Lingkungan hidup terdiri dari dua komponen yaitu:

Komponen biotik, yakni terdiri dari makhluk hidup seperti: manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik.
Komponen abiotik, yakni terdiri dari benda-benda mati seperti: air, tanah, udara, cahaya, dan sebagainya.

Sunday, 12 May 2013

Ciri-Ciri Makhluk Hidup


Aktivitas yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup prosesnya tidak dapat diamati secara langsung, tetapi berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Makhluk hidup memiliki beberapa ciri, yaitu bernapas, bergerak, makan, tumbuh, iritabilitas, adaptasi, ekskresi dan dapat berkembang biak.
a.     Nutrisi
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang  dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Tumbuhan termasuk produsen bagi makhluk hidup lain, dimana tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis karena adanya klorofil atau zat hijau daun dengan bantuan sinar matahari, dan merupakan makhluk hidup yang dapat membuat makananya sendiri atau yang lebih dikenal dengan autorof.

Sedangkan contoh makhluk hidup yang termasuk heterotrof atau tidak dapat membuat makananya sendiri adalah hewan dan manusia. Berdasarkan jenis makananya makhluk hidup terbagi menjadi tiga kelompok yaitu omnivora, karnivora dan herbivora.

Pada manusia makanan yang dibutuhkan contohnya, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Karbohidrat sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Zat makanan ini terdapat dalam umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ketela. Selain itu, terdapat dalam biji-bijian, seperti jagung, beras, gandum, dan tepung terigu. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Lemak memiliki kalori paling tinggi dibandingkan zat makanan lainnya. Zat makanan ini terdapat dalam susu dan mentega.

Wednesday, 10 April 2013

Tuesday, 9 April 2013

Trichomonas Vaginalis


mari kita belajar tentang protozoa yang berflagell yang satu ini, anda akan tahu siklus hidupnya dan penyakit yang di timbulkan dari organisme yang satu ini,
Trichomonas Vaginalis

Trichomonas vaginalis merupakan protozoa yang bersifat parasit, berdiameter 10-30 ┬Ám, dan memiliki flagel.

Klasifikasi :
Class: Flagellata
Family: Trichomonadidae
Genus: Trichomonas
Speciees: Trichomonas vaginalis
Trichomonas hominis
Trichomonas faetus

Sejarah Dan Penemuan
Trichomonas vaginalis pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Dome pada tanggal 19 Septmber 1983 dalam acara Academy of Sciences (Paris). Beliau menemukan organisme ini dari secret segar vagina.

Thursday, 14 March 2013

MATA


MATA
Mata adalah karunia yang Maha Kuasa yang sangat berharga, mata adalah jendela kita untuk melihat sekitar kita, mata merupakan organ terpenting dalam tubuh manusia dan hewan.
Mari kita belajar dan mengetahui struktur anatomi mata dan fungsinya, penyakit pada mata, gangguan pada mata, dan makanan yang baik untuk kesehatan mata, berikut uraiannya:

ANATOMI MATA:
  •    Bola Mata


Bola mata berdiameter sekitar 2,5 cm dengan 5/6 bagiannya terbenam dalam rongga mata dan hanya 1/6 bagian yang tampak dari luar. Bagian-bagian mata tersebut memiliki fungsi berbeda, secara rinci diuraikan sebagai berikut :

Tuesday, 4 October 2011

CIRI-CIRI PROTISTA

CIRI-CIRI UMUM PROTISTA:
Protista dianggap sebagai organisme peralihan antara Monera dan organisme lain, baik hewan maupun tumbuhan.
Protista dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu:
Protista mirip hewan, mirip tumbuhan, dan mirip jamur

PROTISTA YANG MENYERUPAI TUMBUHAN
Ganggang adalah Protista yang menyerupai tumbuhan, berwarna hijau, dan berbentuk seperti benang-benang halus.
1. Filum Euglenophyta 
Euglenophyta merupakan ganggang bersel satu. Euglena biasa hidup di air tawar, misalnya, air kolam, sawah, sungai, atau parit. Makhluk hidup ini berwarna hijau, berklorofil, dan berfotosintesis sehingga dimasukkan ke dalam dalam kelompok makhluk hidup yang menyerupai tumbuhan.  
Makhluk hidup ini juga mempunyai ciri-ciri yang menyerupai hewan karena dapat bergerak aktif, cara memasukkan makanan melalui mulut sel, tidak berdinding sel, dan mempunyai bintik mata sehingga Euglena ini merupakan makhluk hidup yang menyerupai hewan dan sekaligus juga merupakan makhluk hidup yang menyerupai tumbuhan, contohnya, Euglena viridis.