Tampilkan posting dengan label SEPUTAR BIOLOGI. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label SEPUTAR BIOLOGI. Tampilkan semua posting

Jumat, 20 Juni 2014

CARA MEMBUAT MINYAK KELAPA FERMENTASI


Minyak kelapa banyak digunkan sebagai minyak goreng dan merupakan salah satu kebutuhan pokok sehari-hari dalam kehidupan manusia. Selian sebagai minyak goreng, kelapa juga dapat digunakan untuk bahan-bahan industri seperti pembuatan sabun, margarin dan kosmetik.
Pengolahan minyak kelapa pada umumnya di lakukan degan cara penguapan santan di atas apai sampai di dapatkan minyak kelapa hal ini memerlukan waktu yang lama dan terus mmeberus , oleh karena itu di di perlukan cara-cara yang efisien untuk dapat mengola minyak kelpa secra sedrhana.
Dewasa ini telah di temukan pembuatan minyak kelapa secra seerna yang di kenal dengan metode fermentasi dalam pembuatan minyak kelapa yaitu proses penggunaan jamur Sacharomyces cereviciae ntuk memisahkan minyak dari karbihidarat dan protein yang terdapat dalam kelapa.
Pengolahan kelapa secra fermentasi dapat di lakukan di masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan, karena cara pengolahannya lebih mudah, hasilnya lebih banyak dan menghemata bahan bakar.
Dalam proses pembuatan minyak kelapa secra fermentasi yang di gunakan adalah enzym-ezym yang di hasilakn oleh Sacharomyces cereviciae yang kemudian enzim tersebut akan di lepaskan ke lingkungan sekitar jamur untuk menghancurkan substrat tempat tumbuhnya menjadi senyawa-senyawa organik yang dapat larut, substrat yang yang di hancurkan merupakan karbohidarat.

KERJA ILMIAH

Manusia dan berbagai fenomena alam merupakan bagian dari kehidupan yang tidak terpisahkan. Manusia dengan akal pikirannya selalu berusaha untuk mengungkap misteri tentang fenomena alam yang di hadapinya. Mereka mencoba mencari pemecahan masalah dengan cara yang beragam. Ada yang mencari jawabannya dengan cara menduga-duga atau berfikir secara subjektif dan ada juga yang mengunakan akal pikirannya dengan berfkir secara logis dan objektif. Manakah dari cara tersebut yang bisa di gunakan oleh para saintis? Bagaimanakah sikap dan cara kerja mereka terhadap suatu permasalahan.sebagai bahan pertimbangan , ilmu biologi pada waktu mendatang dapat digunakan sebagai wahana untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan.

SAINS DAN CIRI-CIRINYA
kata sains berasal dari bahasa latin (scientia) yang berarti memiliki pengetahuan atau mengetahui. Sains adalah suatu proses atau cara untuk menemukan solusi terhadap suatu masalah atau memahami suatu fenomena (kejadian) di alam ini. Proses pemecahan masalah tersebut biasanya melibatkan langkah-langkah yang sistematis dan objektif yang lebih dikenal dengan metode ilmiah.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai sains, kita harus memahami beberapa ciri sains. Adapun ciri-ciri sains tersebut adalah sebagai berikut:
Objek kajiannya berupa benda-benda konkrit
Mengembangkan pengalaman-pengalaman yang empiris
Menggunakan langkah-langkah yang sistematis
Hasilnya bersifat objektif
Menggunakan cara berfikir logis
Hukum-hukum yang di hasilkan bersifat universal

Senin, 12 Agustus 2013

PENGERTIAN LINGKUNGAN

 Lingkungan secara umum memiliki arti segala sesuatu di luar individu. Segala sesuatu di luar individu merupakan sistem yang kompleks yang dapat mempengaruhi satu sama lain.kondisi yang saling mempengaruhi ini membuat lingkungan selalu dinamis dan dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi dan seberapa besar komponen lingkungan itu dapat mempengaruhi dengan kuat.
Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh individu atau makhluk hidup lain dalam satu lingkungan.
       Pada Undang Undang Nomor 23 tahun 1997 mengenai Pedoman Umum Pengelolaan Lingkungan Hidup, disebutkan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya dan keadaan, dan makhluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Kesatuan ruang maksudnya semua yang disebutkan di atas berada dalam ruang/tempat yang sama dan bersama-sama membentuk satu sistem. Jadi dalam kesatuan ruang itu masing-masing saling mempengaruhi baik secara langsung maupun tidak langsung.

Lingkungan hidup terdiri dari dua komponen yaitu:

Komponen biotik, yakni terdiri dari makhluk hidup seperti: manusia, hewan, tumbuhan, dan jasad renik.
Komponen abiotik, yakni terdiri dari benda-benda mati seperti: air, tanah, udara, cahaya, dan sebagainya.

Minggu, 12 Mei 2013

Ciri-Ciri Makhluk Hidup


Aktivitas yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup prosesnya tidak dapat diamati secara langsung, tetapi berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya. Makhluk hidup memiliki beberapa ciri, yaitu bernapas, bergerak, makan, tumbuh, iritabilitas, adaptasi, ekskresi dan dapat berkembang biak.
a.     Nutrisi
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang  dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Tumbuhan termasuk produsen bagi makhluk hidup lain, dimana tumbuhan dapat melakukan proses fotosintesis karena adanya klorofil atau zat hijau daun dengan bantuan sinar matahari, dan merupakan makhluk hidup yang dapat membuat makananya sendiri atau yang lebih dikenal dengan autorof.

Sedangkan contoh makhluk hidup yang termasuk heterotrof atau tidak dapat membuat makananya sendiri adalah hewan dan manusia. Berdasarkan jenis makananya makhluk hidup terbagi menjadi tiga kelompok yaitu omnivora, karnivora dan herbivora.

Pada manusia makanan yang dibutuhkan contohnya, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Karbohidrat sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Zat makanan ini terdapat dalam umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ketela. Selain itu, terdapat dalam biji-bijian, seperti jagung, beras, gandum, dan tepung terigu. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Lemak memiliki kalori paling tinggi dibandingkan zat makanan lainnya. Zat makanan ini terdapat dalam susu dan mentega.

Selasa, 09 April 2013

Trichomonas Vaginalis


mari kita belajar tentang protozoa yang berflagell yang satu ini, anda akan tahu siklus hidupnya dan penyakit yang di timbulkan dari organisme yang satu ini,
Trichomonas Vaginalis

Trichomonas vaginalis merupakan protozoa yang bersifat parasit, berdiameter 10-30 ┬Ám, dan memiliki flagel.

Klasifikasi :
Class: Flagellata
Family: Trichomonadidae
Genus: Trichomonas
Speciees: Trichomonas vaginalis
Trichomonas hominis
Trichomonas faetus

Sejarah Dan Penemuan
Trichomonas vaginalis pertama kali diperkenalkan oleh Alfred Dome pada tanggal 19 Septmber 1983 dalam acara Academy of Sciences (Paris). Beliau menemukan organisme ini dari secret segar vagina.

Kamis, 14 Maret 2013

MATA


MATA
Mata adalah karunia yang Maha Kuasa yang sangat berharga, mata adalah jendela kita untuk melihat sekitar kita, mata merupakan organ terpenting dalam tubuh manusia dan hewan.
Mari kita belajar dan mengetahui struktur anatomi mata dan fungsinya, penyakit pada mata, gangguan pada mata, dan makanan yang baik untuk kesehatan mata, berikut uraiannya:

ANATOMI MATA:
  •    Bola Mata


Bola mata berdiameter sekitar 2,5 cm dengan 5/6 bagiannya terbenam dalam rongga mata dan hanya 1/6 bagian yang tampak dari luar. Bagian-bagian mata tersebut memiliki fungsi berbeda, secara rinci diuraikan sebagai berikut :

Selasa, 04 Oktober 2011

CIRI-CIRI PROTISTA

CIRI-CIRI UMUM PROTISTA:
Protista dianggap sebagai organisme peralihan antara Monera dan organisme lain, baik hewan maupun tumbuhan.
Protista dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu:
Protista mirip hewan, mirip tumbuhan, dan mirip jamur

PROTISTA YANG MENYERUPAI TUMBUHAN
Ganggang adalah Protista yang menyerupai tumbuhan, berwarna hijau, dan berbentuk seperti benang-benang halus.
1. Filum Euglenophyta 
Euglenophyta merupakan ganggang bersel satu. Euglena biasa hidup di air tawar, misalnya, air kolam, sawah, sungai, atau parit. Makhluk hidup ini berwarna hijau, berklorofil, dan berfotosintesis sehingga dimasukkan ke dalam dalam kelompok makhluk hidup yang menyerupai tumbuhan.  
Makhluk hidup ini juga mempunyai ciri-ciri yang menyerupai hewan karena dapat bergerak aktif, cara memasukkan makanan melalui mulut sel, tidak berdinding sel, dan mempunyai bintik mata sehingga Euglena ini merupakan makhluk hidup yang menyerupai hewan dan sekaligus juga merupakan makhluk hidup yang menyerupai tumbuhan, contohnya, Euglena viridis.