Showing posts with label SEPUTAR BIOLOGI. Show all posts
Showing posts with label SEPUTAR BIOLOGI. Show all posts

Wednesday, 21 January 2015

MACAM-MACAM HORMON PADA MANUSIA

Hormone berasal dari kata hormaein yang berarti menggiatkan atau memacu. Hormone dibentuk pada suatu kelenjar, akan tetapi melakukan fungsinya pada tempat lain. Umumnya hormone di hasilkan oleh keenjar  endokrin dan masuk ke dalam system peredaran darah. Hormone merupakan senyawa protein ataupun senyawa steroid.
Di dalam tubuh, hormone berperan dalam mengatur metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan, reproduksi, dan reaksi terhadap stres dan tingkah laku. Hanya sedikit hormone yang diperlukan dalam kegiatan tubuh, akan tetapi mempunyai pengaruh yang sangat luas,

Monday, 19 January 2015

INDERA PERABA DAN PERASA PADA MANUSIA

Pada kulit mamalia termasuk manusia, terdapat beberapa reseptor yang fungisnya berbeda. Kulit manusia tersusun oleh dua lapisan utama, yaitu epidermis dan dermis. Pada epidermis terdapat reseptor untuk rasa sakit dan tekanan lemah. Reseptor untuk teknan disebut mekanoreseptor.
Pada dermis terdapat reseptor untuk panas dingin, dan tekanan yang kuat.

INDERA PEMBAU PADA MANUSIA

Manusia mendeteksi bau dengan menggunakan reseptor yang terletak pada kedua epitl olfaktori di dalam rongga. Daerah ini masing-masing berukuran kurang lebih 250 milimiter persegi, udara yang masuk ke rongga hidung akan melaluinya. Sel-sel pencium memiliki ujung berupa rambut-rambut halus yang dhubungkan oleh urat saraf melalui tulang saringan dan bersatu menjadi urat saraf olfaktri menuju ke pusat penciuman bau di otak. Diantara sel-el penciuman terdapat sel-sel penunjang atau penyokong.

INDRA PENGECAP PADA MANUSIA

Rangsang kimia yang berasal dari luar tubuh kita diterima oleh reseptor kimia (kemoresptor). Kemoreseptor kita terhadap lingkungan luar adalah berupa tunas pengecap yang terdapat pada lidah. Agar suatu zat dapat dirasakan , zat itu harus larut dalam kelembapan mulut sehingga dapat menstimulasi kuncup rasa/tunas pengecap.
Kuncup rasa kebanyakan terdapat pada permukaan lidah walaupun beberapa ditemukan pada langit-langit lunak tinggi di belakang mulut, dan lengkung langit-langit. Kemoreseptor ini hanya dapat dibedakan menjadi emapat macam sensai utama, yaitu rasa manis, asam , asin dan pahit.

MEKANISME PEMBENTUKAN GAMET

Sebelum terjadi pertemuan antara ovum dan sperma pada fertilisasi internal. Terjadilah pembentukan gamet jantan dan gamet betina. Gamet jantan dibentuk di dalam testis, sedangkan gamet betina dibentuk di dalam ovarium. Pembentukan gamet jantan disebut spermatogenesis dan pemebentukan gamet betina disebut oogenesis.

Mekaisne Spermatogenesis

ALAT REPRODUKSI LAKI-LAKI DAN BAGIANNYA

Alat kelamin laki-laki berfungsi menghasilkan gamet jantan, yaitu spermatozoon (sperma). Alat kelamin laki-laki dibedakan menjadi alat kelamin dalam dan alat kelamin luar

Alat Kelamin Dalam

Sunday, 18 January 2015

ALAT REPRODUKSI WANITA DAN BAGIAN-BAGIANNYA

Alat kelamin wanita juga terdidri atas alat kelamin luar dan kelamin dalam.

ALAT KELAMIN LUAR
Alat kelamin bagian luar terdiri tas bagian-bagian berikut ini:
Labia mayora (bibir luar vagina yang tampak tebal) berlapiskan lemak
Labia minora(bibir kecil), yaitu sepasang lipatan kulit yang halus dan tipis serta tidak dilapisi lemak
Klistoris, tonjolan kecil disebut kelentit
Orificium urethane, (muara saluran kencing) tepat di bawah klistoris
Hymen (selaput dara), berlokas di bawah saluran kencing yang mengelilingi empat masuk ke vagina.

SIKLUS HAID PADA WANITA - MENGALAMI 3 FASE

Siklus menstruasi pada wanita terdiri dari  tiga fase, yaitu fase proliferasi, fase eksresi dan fase aliran menstruasi.

PERKEMBANGAN JANIN DALAM RAHIM MANUSIA

Dan Sesungguhnya Kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, Sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.” (QS: al-Mukminun : 12 – 16),

SISTEM KEKEBALAN TUBUH MANUSIA

Apabila protein asing yang tidak di kenal masuk ke dalam tubuh maka tubuh akan berusaha mengeluarkan atau melawannya. Protein asing itu disebut antigen, yaitu timbulnya zat penolak yang disebut antibody (zat anti)
Setiap antibody dibentuk khusus untuk menghadapi proten asing yang umumnya berbentuk kuman-kuman penyakit. Antibody yang dapat menggumpalkan antigen disebut presipitin; antibody yang dapat menguraikan antigen disebut lisin’ dan antibody yang dapat menawarkan racun disebut antioksidan. Orang yang tidak memiliki system kekebalan , sepanjang hidupnya harus diisolasi untuk menghindari infeksi.

Monday, 22 December 2014

SEL MAKHLUK HIDUP



Sel disebut sebagai unit struktural, unit fungsional terkecil dari makhluk hidup. Semua makhluk hidup dibumi ini disusun oleh satu sampai miliaran unit sel. Ukuran sel yang sangat mikroskopik, sehingga harus menggunakan alat bantu mikroskop untuk dapat mengamatinya.
Secara umum, sel dibagi menjadi dua yaitu:
 sel prokariotik


Sel prokariotik berati sel yang tidak memiliki membran inti atau karioteka. Organisme prokariotik misalnya adalah kelompok bakteri.

EKOSISTEM


Pengertian Ekosistem
Ekosistem merupakan kesatuan struktural dan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem dibentuk oleh kumpulan berbagai macam makhluk hidup beserta benda-benda tak hidup. Semua makhluk hidup yang menyusun suatu ekosistem disebut komponen biotik. Sedangkan benda benda tak hidup dalam suatu ekosistem disebut komponen abiotik.
Menurut Irwan Zoer’ani Djamal (2010:27) “Berdasarkan Undang- Undang lingkungan Hidup (UUL,1982) Ekosistem adalah tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh  antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi”

KERJA ILMIAH

Manusia dan berbagai fenomena alam merupakan bagian dari kehidupan yang tidak terpisahkan. Manusia dengan akal pikirannya selalu berusaha untuk mengungkap misteri tentang fenomena alam yang di hadapinya. Mereka mencoba mencari pemecahan masalah dengan cara yang beragam. Ada yang mencari jawabannya dengan cara menduga-duga atau berfikir secara subjektif dan ada juga yang mengunakan akal pikirannya dengan berfkir secara logis dan objektif. Manakah dari cara tersebut yang bisa di gunakan oleh para saintis? Bagaimanakah sikap dan cara kerja mereka terhadap suatu permasalahan.sebagai bahan pertimbangan , ilmu biologi pada waktu mendatang dapat digunakan sebagai wahana untuk memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan kehidupan.

SAINS DAN CIRI-CIRINYA
kata sains berasal dari bahasa latin (scientia) yang berarti memiliki pengetahuan atau mengetahui. Sains adalah suatu proses atau cara untuk menemukan solusi terhadap suatu masalah atau memahami suatu fenomena (kejadian) di alam ini. Proses pemecahan masalah tersebut biasanya melibatkan langkah-langkah yang sistematis dan objektif yang lebih dikenal dengan metode ilmiah.
Untuk mengenal lebih jauh mengenai sains, kita harus memahami beberapa ciri sains. Adapun ciri-ciri sains tersebut adalah sebagai berikut:
Objek kajiannya berupa benda-benda konkrit
Mengembangkan pengalaman-pengalaman yang empiris
Menggunakan langkah-langkah yang sistematis
Hasilnya bersifat objektif
Menggunakan cara berfikir logis
Hukum-hukum yang di hasilkan bersifat universal

 BIOLOGI DAN CARA KERJA AHLI BIOLOGI

MIKROSKOP

Penglihatan manusia ada batasnya. Tanpa alat bantu kita tidak bisa dapat melihat benda berdiameter 0,1 mm, seperti sel, jaringan dan berbagai organisme kecil lainnya. Untuk dapat melihat benda berukuran kecil tersebut, kita memerlukan suatu alat yang bisa disebut  mikroskop.

MACAM-MACAM MIKROSKOP

Mikroskop Cahaya




Sebuah mikroskop cahaya dapat memperbesar penglihatan kita menjadi 1.000 x. Adanya pembesaran demikian menyebababkan objek yang berdiameter 0.2 mikrometer dapat kita lihat.
Komponen-komponen mikroskop cahaya

Saturday, 29 November 2014

ATTACUS ATLAS (KUPU-KUPU JENIS NGENGAT TERBESAR DI DUNIA)


klasifikasi Attacus atlas:
Kingdom : Animalia
Phyllum : Arthropoda
Ordo : Lepidoptera
Familia : Saturniidae
Genus : Attacus
Species : Attacus atlas

Daur Hidup



Attacus atlas merupakan kupu-kupu dari jenis ngengat terbesar di dunia. Di indonesia disebut ngengat atau kupu-kupu gajah, karena ukuran sayapnya yang lebar di banding kupu-kupu lainnya.
Pertama kali saya terkagum-kagum liat kupu-kupu (ngengat) ini. Rasanya baru pertama kali liat kupu-kupu gede terbang di depan mata. Walaupun sebenarnya saya pernah ke musium kupu-kupu liat yang gede-gede, tapi kan itu awetan. Kali ini saya terpukau karena liat sendiri dan tebang, dan si cantik ini hebatnya gak terbang jauh-jauh dari tempat kerja. Beruntung bos nya gak ada, saya dan kedua teman saya ini trus mengejar si cantik yang satu ini karena ingin di poto bareng karena memang ini pengalaman luar biasa dalam hidup saya, yang wajib saya abadikan, meskipun saya sendiri gak photo ama si cantik ini, tapi teman saya mendapatkan kesempatan luar biasa bisa photo bareng. Dan ternyata si cantik ini merupakan salah satu kupu-kupu terbesar di dunia.








Nah cantik bukan? semoga saja saya dapat kesempatan untuk bertemu lagi dengan kupu-kupu cantik lainnya.


Monday, 29 September 2014

SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA

Pada hewan-hewan invertebrata belum terdapat sistem eksresi. Namun sisa-sisa metabolisme tetap harus dikeuarkan dari dalam tubuhnya. Untuk itu, hewan-hewan invertebrata memiliki alat maupun cara eksresi sendiri.

SISTEM EKSRESI PROTOZOA

Pada proozoa, pengeluaran sisa-sisa metabolisme dilakukan melalui membran sel secara difusi. Protozoa mempunyai organel eksresi berupa vakuola berdenyut (vakuola kontraktif) yang bekerja secara periodik serta berperan mengatur kadar air dalam sel. Sewaktu mengeluarkan air, sisa-sisa metabolisme ikut dikeluarkan

SISTEM EKSKERSI COELENTERATA DAN PORIFERA

Pada porifera dan coelenterata, pengeluaran sisa metabolisme berlangsung secara dufusi, dari sel tubuh  ke epidermis lalu dari epidermis ke lingkungan hidupnya yang berair.

SISTEM EKSKRESI CACING PIPIH

Pengeluaran sisa metabolisme pada cacing pipih dan cacing pita dilakukan dengan solenosit yang disebut juga protonefridium atau sel api. Disebut sel api karena gerakannya seperti nyala api. Sel api menyerap sisa metabolisme dari sel-sel sekitarnya, lalu mengalirkan silia ke duktus ekskretorius

SISTEM EKSKRESI ANNELIDA

Alat eksresi cacing tanah adalah sepasang metanefridium berbentuk tabung yang terdapat disetiap segmen tubuhnya. Ujung yang terdapat dalam segmen, terbuka dan berbentuk corong bersilia disebut nefrostom. Ujung lainnya yang bermuara keluar tubuh disebut nefridiofor.
Pada nefrostom terdapat gulungan tubulus (tabung), dan terdapat bagian yang menggelembung. Nefridiofor dilewati materi-materi yang dikeluarkan oleh bagian yang menggelembung dari nefrostom tersebut. Disekitar gulungan tubulus nefrostom diselubungi pembuluh-pembuluh darah yang membentuk jaringan.
Materi-materi keluar dari cairan tubuh anterior menuju nefridium lewat nefrostom yang terbuka. Akan tetapi, beberapa matreri penting (air dan makanan) diikat langsung oleh sel-sel pada gulungan tubulus dan menembus pmuluh darah disekitar tubulus yang kemudian disirkulasikan lagi. Saat cairan bergerak disepanjang tubulus, epitelium transfor yang mengelilingi lubang tubulus memompa garam-garam esensial keluar dari  tubulus. Garam-garam yang kelaur dari tubulus ini direabsorpsi oleh darah dalam kapiler pembuluh darah yang menyelubungi tubulus. Urin cacing tanah berbentuk cair dan setiap harinya dikeluarkan sebanyak 60% berat tubuhnya.

SISTEM EKSKRESI INSEKTA

Insekta (serangga) mempunyai alat ekskresi berbentuk buluh-buluh halus berwarna kekuning-kungingan yang disebut dengan tubulus malpighi (buluh malpighi). Buluh-buluh malpighi terkait pada ujung anterior usus belakang

Zat-zat sisa metabolisme diserap dari cairan jaringan oleh buluh malpighi bagian ujung distal. Dari bagian ini, cairan masuk ke bagian proksimal pembuluh malpighi dan membentuk kristal asam urat yang kemudian masuk ke usus belakang yang akhirnya keluar bersama feses. Sebagian zat sisa yang mengandung nitrogen di manfaatkan untuk membentuk kitin pada eksoskeleton (rangka luar) dan dapat ikut diekskresikan sewaktu moulthing atau peneglupasan kulit.

Saturday, 27 September 2014

SISTEM SARAF PLATYHELMINTHES ( CACING PIPIH )


Pada platyhelminthes sudah terdapat organ-organ sederhana, misalnya faring yang bersifat muskular, oseli, dan organ-organ yang lebih kompleks mislanya organa genitalia eksperturia tetapi masih memiliki gastro-vaskuler seperti yang ditemukan pada coelenterata, dengan hanya satu muara keluar yang berfungsi sebagai mulut maupun sebagai anus.
Sistem koordinasinya dapat di uraikan sebagai berikut:
Susunan saraf planaria (dugesia) terdiri atas dua ganglion yang terletak di daerah kepala.. Dari tiap ganglion ini terdapat seberkas saraf, yang memanjang ke caudal sepanjang bagian lateral tubuh,. Tiap-tiap berkas saraf ini bercabang-cabang lagi menjadi cabang-cabang kecil yang menuju ke segala bagian tubuh.
Dua berkas saraf tadi satu sama lain dihubungkan oleh banyak cabang-cabang melintang, sehingga keseluruhannya akan membentuk bangunan seperti tangga dengan cabang-cabang melintang.
Pada planaria (dugesia) komoreseptor terletak di ujung saraf pada seluruh permukaan tubuh, tertuatama di daerah kepala pada bagian-bagian yang menonjol ke lateral (samping) yang disebut auricula. Setiap resptor ini terletak di dalam bangunan seperti mangkuk terdapat  silia. Silia ini bergetar lebih kuat daripada yang terdapat di tempat lain. Getaran silia ini akan menyebabkan air mengalir dari bagian anterior badan ke posterior.
Planaria menangkap mangsanya dan makan sisa-sisa organisme. Jika planaria (dugesia) mengetahui mangsannya, kepalanya diangkat dan digerakan ke kanan dan ke kiri. Kedua gerakan ini dimaksudkan untuk mencari atau menentukan letak mangsanya. Kemudian planaria (dugesia) akan menurunkan kepalanya dan meluncur, bergerak dengan arah yang tidak tentu. Dalam interval-interval waktu yang singkat, gerakan ini akan berhenti. Kemudian mengangkat kepalanya lagi untuk memperoleh kedudukan baru.

Planaria (dugesia) juga sensitif terhadap sinar, umunya bergerak menjauhinya. Setiap mata mempunyai pigmen berbentuk mangkok yang membelok ke lateral di dalam suatu lubang, yang di dalamnya terdapat sel-sel penglihatan berbentuk batang. Batang-batang ini tersusun melingkar dan terangsang maksimal oleh sinar yang melaluinya, jika sinar itu sangat tepat menyinarinya. Sel-sel penglihatan itu mempunyai inti, yang terletak di sebelah luar mangkok dan dari sel-sel itu seberkas serabut-serabut saraf melanjutkan ke otak.

Thursday, 25 September 2014

MANFAAT PEPAYA


Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
 Ordo: Violales
 Famili: Caricaceae 
 Genus: Carica
 Spesies: Carica papaya L.
a

Nah tahukah anda manfaat dari buah pepaya ini? Selain rasanya yang enak ternyata kaya akan manfaat lo.

manfaat buah pepaya
Enzim Papain pada buah pepaya berfungsi untuk mendorong metabolisme tubuh yang sempurna dan dengan cepat akan menghapus kelebihan lemak.
Vitamin C 48 kali lebih banyak dibanding buah apel. buah pepaya dapat dengan cepat menghapus racun di dalam tubuh dan sangat bagus untuk menyegarkan kulit.
Enzim pepaya juga mampu mendorong metabolisme kulit, sehingga kulit terlihat lebih cerah/bersinar.
membantu dalam pertumbuhan payudara. Hormon medium dan vitamin A yang terkandung dalam enzim pepaya, bisa merangsang hormon wanita untuk menghasilkan jumlah ASI yang lebih banyak bagi mereka yang sedang dalam masa menyusui.
buah pepaya juga dapat membantu untuk mengontrol ketombe.




PENYAKIT ALZHEIMER


Penyakit alzheimer adalah salah satu bentuk penyakit akibat degenerasi (kemunduran) otak atau karena berkurangnya masa otak dan kematian sel-sel otak akibat proses penuaan. Penyakit ini dikenal sebagai pikun, yaitu kemunduran intelektual berat dan progresif yang mengganggu fungsi sosial, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari.

Penyakit alzheimer umunya menyerang orang lanjut usia ( diatas 65 tahun). Tingkat terjangkitnya penyakit ini memiliki rasio 1:10 . pada kelompok usia 80 tahun rasionya lebih besar mejadi 1:4.

Faktor penyebab Penyakit alzheimer antara lain:
Proses degenerasi otak atau akibat intoksikasi (keracunan alumunium, terpapar pestisida, lem dan pupuk), gizi yang buruk, penggunaan alkohol, stres dan depresi, penggunaan obat anti defresi, obat tidur, obat herbal dan obat bebas secara berlebihan.

Faktor keturunan genetis
Jika orang tua atau generasi sebelumnya pernah menderita penyakit ini, maka kemungkinan besar penyakit tersebut diturunkan pada generasi berikutnya. Pada mereka yang menderita Penyakit alzheimer karena faktor genetis pada pemeriksaan kromosom 21 akan ditemkan gen pembawa Penyakit alzheimer.

Terapi medis ada dua, yaitu terappi farmakologis (obat-obatan) dan terapi nonfarmakologis. Kondisi penting yang harus dieprhatikan adalah kesabaran pengasuhnya karena pasien yang mengalami pikun sering kali mengalami gangguan prilaku antara lain defresi, cemas , halusinasi, marah dan gangguan tidur. peran pengasuh disini adalah mengenal kelainan yang ada, kemudian mengkonsultasikannya dengan dokter untuk mengatasinya.


ZAT-ZAT MAKANAN


Makanan yang kita makan sehari-hari sangat di butuhkan tubuh untuk sumber energi, pertumbuhan  dan menjaga kesehatan. Bila kita hanya makan satu jenis makanan maka materi yang diperlukan tubuh tidak terpenuhi. Kita memerlukan makanan dalam jumlah tepat dan mengandung zat nutrisi lengkap, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin,mineral dan air. Kekurangan salah satu nutrisi atau lebih dari zat nutrisi tersebut dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada tubuh. Keadaan kekurangan zat nutrisi disebut malnutrisi.

KARBOHIDRAT
Adalah zat makanan yang banyak mengahasilkan energi yang diperlukan tubuh. Selain sebagai sumber energi , karbohidrat berfungsi dalam penyediaan bahan pembentukan protein dan lemak serta menjaga keseimbangan asam dan basa.
Sumber karbohidrat buah-buahan manis, biji-bijian, umbi-umbian, padi, jagung, gandum, singkong, kentang, madu dan gula tebu.

PROTEIN
Sumber energi, bagian terpenting untuk plasma sel, zat pembangun, untuk pertumbuhan, pengganti sel-sel yang rusak, pembentukan enzim, horomon dan antibodi, mepertahankan viskositas darah
Sumber protein telur, ikan, daging, susu, belut, udang, cumi-cumi, hati, ginjal, otak, kedelai, kacang tanah, petai, gandum, kepiting,rajungan dan lain-lain.

LEMAK
Sumber energi, pelarut vitamin A, D, E, K dan zat lain., pembangun bagian tubuh tertentu, sebagai alas organ (bantalan), pelindung tubuh dari suhu rendah.
Sumber lemak minyak goreng, susu, mentega, keju, daging, telur, kacang tanah, kelapa sawit, kelapa wijen, margarin. Kacang kapri, biji mete dan lain-lain

VITAMIN
Vitamin bukan sumber energi, tetapi vitamin melakukan fungsi regulator (pengatur). Vitamin bekerja sama dengan enzim dalam beberapa reaksi kimia. Vitamin juga penting bagi pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan, dan reproduksi. Vitamin harus ada dalam tubuh manusia walaupun dalam jumlah kecil karena fungsinya khusus dan tidak bisa digantikan.

MINERAL
Beberapa mienaral yang berwujud garam atau unsur merupakan komponen vital bagi tubuh. Mineral penting untuk pembentukan hormon,tulang, gigi dan darah. Contohnya Fe ( besi) sangat berperan dalam pembentukan molekul Hb dan sel darah merah. Mineral juga membantu regulasi fungsi tubuh, seperti perumbuhan dan metaboliseme. Kekurangan mineral mengakibatkan defesiensi.

AIR
Air sama pentingnya karena air sangat esensial untuk melangsungkan kehidupan
Fungsi utama air adalah
Mengangkut nutrisi ke jaringan

Mengangakat sampah (sisa metabolisme) dari jaringan keluar tubuh