thumbnail

PENYEBAB PENCEMARAN AIR - DAMPAK NEGATIF DAN CARA MENANGGULANGINYA

Salah satu dampak negtif dari berkembangnya populasi manusia adalah rusaknya lingkungan. Contohnya sulitnya untuk mendapatkan air bersih, sehingga terjadinya pencemaran air karena akitivitas manusia.

Beberapa kegiatan manusia yang mengaikbatkan pencemaran air adalah:
Limbah pabrik yang di buang ke sungai
Sisa / sampah rumah tangga yang terbuang ke sungai
Tumpahnya tambang minyak di laut
Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan
Bahan logam berat
Pencemaran tersebut bisa menyebabkan biota/ makhluk hidup yang di dalamnya mati , karena kadar air yang beracun dan kurang mengandung oksigen.
Untuk memahami pencemaran air maka di lakukan percobaan sebagai berikut:

Bahan-bahan:
Air putih (ph netral)
Detergen
Minyak tanah
Air cuka
Air hangat
5 buah botol aqua
5 ekor ikan

Langkah-langkah:
Masukan air berpH netral pada gelas 1 dan masukan ikan A, kemudian masukan air dan campur dengan air panas agar suhunya menjadi hangat kemudian masukan ikan B, langkah ketiga campurkan air dalam keadaan suhu  normal dan campurkan dengan minyak tanah lalu masukan ikan C, ke empat campurkan air dalam keadaan suhu normal dengan detergen dan masukan ikan D, terakhir campurkan air dengan beberapa tetes cuka dan masukan ikan E. amati ikan dalam setiap wadah dalam waktu 3 menit dan apa yang terjadi? Bagaimana ikan bernafas?


Dan hasilnya adalah:
Ikan A
Insang terbuka normal dan tetap hidup
Ikan B
Insang tebuka agak lambat namun tetap hidup
Ikan C
Ikan lambat dalam bernafas dan terlihat lemas dan masih hidup
Ikan D
Ikan lambat dalam bernafas dan insang mengeluarkan darah kemudian mati
Ikan E
Warna ikan memudar, bernasa semankin pelan posisi keadaan miring lalu mati.
Ternyata pengaruh pH air (netral, asam (cuka) dan basa (detergen)) juga mempengaruhi pernafasan dan kelangsungan hidup ikan, selain itu juga air yang suhu agak panas ( merupakan dampak dari rusaknya lingkungan akibat pemanasan global) mempengaruhi kualitas kehidupan ikan. Dan air yang terkena pencemaran minyak menyebabkan kematian pada ikan karena kekurangan oksigen, keracunan karbon dioksida, dan keracunan langsung oleh bahan berbahaya.
Nah maka dari percobaan di atas dapat di simpulkan bahwa pencemaran air dapat merusak ekosistem yang hidup di dalamnya, dan mengancam keselamatan hewan yang hidup di dalamnya bahkan dapat menimbulkan kematian. Nah bagaimana jika ini terus di biarkan? Apa yang akan terjadi dengan kelangsungan hewan yang hidup di dalamnya dan berpengaruh terhadap kehidupan manusia? Jika ini dibiarkan maka akan menimbulakn kematian yang besar-besaran. Karena seluruh makhluk hidup tentunya membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya.

Maka yang harus kita lalukan adalah:
Gunakan air dengan bijaksana. Kurangi penggunaan air untuk kegiatan yang kurang berguna dan gunakan dalam jumlah yang tepat.
Kurangi penggunaan detergen. Sebisa mungkin pilihlah detergen yang ramah lingkungan dan dapat terurai di alam secara cepat.
Kurangi konsumsi obat-obatan kimia berbahaya. Obat-obatan kimia yang berbahaya seperti pestisida, dan obat nyamuk cair merupakan salah satu penyebab rusaknya ekosistem air
Tidak menggunakan sungai untuk mencuci mobil, truk, dan sepeda motor.
Tidak menggunakan sungai untuk wahana memandikan hewan ternak dan sebagai tempat kakus.
Jangan membuang sampah rumah tangga di sungai/danau. Kelola sampah rumah tangga dengan baik dan usahakan menanam pohon di pinggiran sungai/danau.
Sadar akan kelangsungan ketersediaan air dengan tidak merusak atau mengeksploitasi sumber mata air agar tidak tercemar. 
Mengoptimalkan pelaksanaan rehabilitasi lahan kritis yang bertujuan untuk meningkatkan konservasi air bawah tanah
Menanggulangi kerusakan lahan bekas pembuangan limbah B3.


thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH CIPLUK DAN MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

Klasifikasi Ilmiah
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae (suku terung-terungan)
Genus: Physalis
Spesies: Physalis angulata L.

Ceplukan atau ciplukan adalah nama sejenis buah kecil, yang ketika masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga dikenal dengan pelbagai nama daerah seperti cecenet atau cecendet (Sd.), nyurnyuran (Md.), dan kopok-kopokan.

Manfaat Ciplukan Bagi Kesehatan;
Dapat Mengobati Flu
Obat Radang Tenggorokan
Mengobati Pertusis
Mengobati Gondongan
Obat Untuk Bisulan
Mempercepat Pengeringan Borok


thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH BUNGA NONA MAKAN SIRIH BESERTA MANFAATNYA

Klasifikasi Ilmiah
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae 
Genus: Clerodendrum
Spesies: Clerodendrum thomsonae Balf.F






Nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae) adalah sejenis tanaman hias merambat anggota suku Lamiaceae (dulu dimasukkan ke dalam Verbenaceae). Asalnya dari Afrika barat tropis namun kini tersebar di seluruh penjuru dunia karena populer sebagai tanaman hias penaung.
Tumbuhan ini adalah liana lemah yang dapat mencapai panjang 4 meter, dengan daun oval sampai memanjang 8–17 cm.Bunganya tersusun sebagai cymosa, dengan 8-20 kuntum; kelopak bunga berwarna putih atau ungu pucat, mahkota bunga berwarna merah, panjang 2 cm.
Manfaat bunga nona makan sirih:
Mengobati radang kronis selaput gendang telinga (tympanitis) pada anak- anak.
Membersihkan panas dan racun (toksin).


thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH BUNGA ASTER SERTA MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

Bunga aster adalah bunga yang sagat cantik dan indah, selain keindahannya ternyata bunga aster bermanfaat bagi kesehatan.



Klasifikasi Ilmiah
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae 
Genus: Callistephus
Spesies: Callistephus chinensis (L.) Nees

Manfaat Bunga Aster:
Mengencekan dan mengelyarkan dahak.
Mengobati dahak diserta darah.
Obat batuk alami (Batuk kering, batuk kronis).
Mendinginkan tenggorokan kering.
Bersifat antibiotik, antineoplastik, ekspektoran dan farmakologi.


thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH DAUN BAWANG SERTA MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

Klasifikas Ilmiah
Kerajaan : plantae
Divisi : magnoliophyta
Kelas : liliopsida
Ordo : asparagales
Family : alliaceae
Genus : allium

 

Siapa tak kenal dengan salah satu sayuran yang satu ini? Ya daun bawang merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat popular di Asia, selain membrikan rasa harum yang menggoda ternyata daun bawang bisa memberi rasa gurih. Penggunaan daun bawang yang paling popular adalah dalam penggunaan martabak asin yang enak dan gurih. Selain itu juga daun bawang paling sering kita temukan dalam aneka hidangan masakan.

MANFAAT DAUN BAWANG BAGI KESEHATAN:

Menjaga kesehatan mata
Dalam satu batang daun bawang terdapat kandungan pro-vitamin A sebanyak 24 µg. Jumlah tersebut sudah mencukupi 2,6 % dari asupan harian yang dibutuhkan pria dan 3,4 % yang dibutuhkan wanita.

Baik untuk wanita hamil
Daun bawang memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi. Asam folat ini sangat dibutuhkan oleh wanita hamil untuk mengoptimalkan perkembangan janin dan meningkatkan kecerdasan otak. Wanita hamil yang kekurangan folat akan rentan keguguran dan mengalami kelelahan.

Menjaga kesehatan tulang
Tulang merupakan bagian penting yang membentuk tujbuh manusia. Oleh karena itu, kita harus selalu menjaga kesehatannya agar dapat bergerak bebas dan leluasa. Selain kalsium, daun bawang juga mengandung vitamin C dan K yang baik untuk tulang.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Daun bawang mengandung antioksidan yang tinggi quercetin dan kemferfol. Kedua zat ini baik untuk kulit dan dapat meningkatkan imunitas tubuh secara keseluruhan. Karena itu sangat baik untuk melawan penyakit seperti pilek, demam, dan flu. Selain itu juga terdapat anti-bakteri, anti-jamur dan anti-virus yang membantu tubuh melawan bakteri sehingga terhindar dari infeksi.

Menyehatkan pencernaan
Kesehatan pencernaan merupakan sesuatu yang penting untuk dijaga. Karena di sanalah awal mula proses penyerapan zat-zat gizi yang ada dalam makanan. Daun bawang dapat membantu menyehatkan sistem pencernaan karena kandungan seratnya cukup tinggi. Selain itu dapat juga mengatasi masalah seperti sembelit atau susah buang air besar.

Kaya mineral, rendah kalori
Daun bawang ini kaya akan kandungan mineral, terutama zat besi dan kalium. Zat besi sangat diperlukan dalam pembentukan sel darah merah. Sangat bagus dikonsumsi oleh penderita anemia. Sedangkan kalium bermanfaat untuk mengatur kadar cairan tubuh, menjaga fungsi jantung, dan mencegah kram pada otot. Seperti jenis sayuran lainnya, daun bawang ini juga rendah kalori.

Menyehatkan jantung
baik untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Ini berkat senyawa cycloalliin yang terkandung di dalamnya. Senyawa ini berfungsi untuk mengencerkan darah sehingga mencegah penggumpalan. Juga mengurangi resiko terkena penyakit aterosklerosis.

Mencegah diabetes
Daun bawang ini juga bermanfaat untuk mencegah penyakit diabetes. Hal ini berkat kandungan phyto-kimia yang ada di dalamnya, yaitu allium dan alil disulfida. Kedua zat ini mencegah degradasi insulin dalam tubuh dan meningkatkan metabolisme glukosa.

Mengobati cacingan
Anak yang terkena cacingan biasanya cenderung kurus dan kurang aktif. Untuk mengobatinya bisa menggunakan daun bawang. Caranya, beri saja makanan yang mengandung daun bawang. Namun akan lebih bagus jika diberi sop yang mengandung daun bawang karena senyawa di dalamnya masih utuh daripada masakan yang cara memasaknya digoreng.

Meningkatkan kualitas tidur

Kualitas tidur sangat berpengaruh terhadap kesehatan. Mendapatkan tidur yang berkualitas berarti mendapatkan kembali kebugaran tubuh yang telah digunakan untuk beraktifitas seharian. Mengkonsumsi daun bawang dapat memperbaiki kualitas tidur, mencegah depresi dan mengendalikan homosistein.

thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH CABAI RAWIT - SERTA MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

Klasifikasi Ilmiah
Divisi: Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Subdivisi: Angiospermae (biji berada dalam buah)
Kelas: Dicotyledoneae (biji berkeping dua/biji belah)
Ordo (bangsa): Corolliforea
Famili (suku): Solanaceae
Genus (marga): Capsium
Spesies: Capsium frustescens L.


Cabai rawit yang satu ini memang sangat popular dan menjadi madona di bidang kuliner, sensai yang pedas nya banyak di sukai karena menambah selera makan dengan rasa pedas yang bikin seger. Cabai rawit sering digunakan sebagai bumbu masak atau teman santap yang sangat mantap. Penggunaan cabai rawit kini semakin meningkat seiring meningkatnya dan booming nya usaha di bidang kuliner khusus bidang kuliner yang super hot. Tapi selain segar dan pedas ternyata cabai rawit banyak manfaat nya lho. Nah apa saja manfaat dari cabei rawit?
Manfaat cabai rawit:
Meningkatkan sirkulasi darah
Membantu nyeri otot
Membantu detoksifikasi


thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH BUNGA IRIS (NEOMARICA LONGIFOLIA) - SERTA MANFAATNYA BAGI KESEHATAN

Bunga cantik ini berwarna kuning dan bercorak hitam di tengah, awalnya memang tidak tahu nama jenis bunga ini. Saat di Tanya pada beberapa orang banyak orang yang menduga bahwa bunga yang satu ini adalah salah satu jenis bunga anggrek. Ternyata bunga ini bukan salah satu dari jenis anggrek, nah kita cari tau yu jenis bunga ini.





Klasifikasi Ilmiah
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Iridacedaceae
Sub Famili : Iridoideae
Tribe : Mariceae
Sub Tribe : -
Genus :Neomarica
Species : Neomarica longifolia

Neomarica adalah salah satu tanaman herba. Ia berkembang biak dengan menggunakan rhizome (rimpang). Merupakan tanaman tropis yang berasal dari Afrika Barat dan Amerika Selatan. Secara taksonomi tanaman ini bukanlah merupakan keluarga (family) Anggrek (orchidaceae), melainkan merupakan keluarga Iridaceae (Iris). 
Manfaat bunga iris (Neomarica longifolia):

Bunga Iris (Neomarica longifolia) adalah salah satu tanaman herba yang berkasiat untuk hepatitis, gusi bengkak, mual, sembelit, rematik.

thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH DAN MANFAAT KEMBANG SEPATU

Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : plantae
Divisi : magnoliphyta
Kelas : magnoliopsida
Ordo : malvales
Family : malvacease
Genus : hibiscus
Spesies : h. Rosa - sinensi

Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Bunga besar, berwarna merah dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.
Di Sumatera dan Malaysia, kembang sepatu disebut bunga raya. Bunga ini ditetapkan sebagai bunga nasional Malaysia pada tanggal28 Juli 1960. Orang Jawa menyebutnya kembang worawari.
Manfaat Kembang Sepatu
Bisa dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik,
Dapat juga digunakan untuk menyemir sepatu,
Di India dan sebagai bunga persembahan,
Di Tiongkok, bunga yang berwarna merah digunakan sebagai bahan pewarna makanan,
Di Indonesia, daun dan bunga digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional.
Kembang sepatu yang dikeringkan juga diminum sebagai teh,
Di Okinawa, Jepang digunakan sebagai tanaman pagar.
Nah selain bunga nya yang cantik berwarna merah yang memikat tak hanya di gunakan sebagai tanaman hias tapi juga bermanfaat untuk kebutuhan yang lainnya ya!


thumbnail

KLASIFIKASI ILMIAH DAN MANFAAT BUNGA KENIKIR

Tahun kemarin saya dan teman saya melihat bunga di halaman rumah teman saya, dan teman saya mengabadikannya. Hasilnya sangat indah sekali, gambarnya tidak pecah. Bunga ini berwarna kuncing cerah, indah sebagai tanaman hias di halaman rumah, ada dua gambar yang di ambil oleh teman saya dan saya masih menyimpan gambar bunga ini. Bunga ini adalah bunga kenikir yang indah dan cantik selain itu juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kita semua. Yu kita mengenal lebih jauh tentang bunga kenikir ini!


Klasifikasi Ilmiah
Kerajaan : plantae
Divisi : spermatophyte
Kelas : magnoliophyta
Ordo : fabales
Family : asteraceae
Genus : cosmos
Spesies : c. caudatus
Kenikir atau ulam raja merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari Amerika Latin, Amerika Tengah, tetapi tumbuh liar dan mudah didapati di Florida, Amerika Serikat, serta di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Spesies ini dibawa ke Asia Tenggara melalui Filipina oleh Spanyol. Kenikir adalah anggota dari Asteraceae. Manakala tumbuhan bunga yang berwarna kuning jarang digunakannya sebagai ulam, yang berwarna ungu merupakan sayuran salad yang sangat populer dimakan mentah bersama nasi atau dicacah dengan budu, sambal terasi, tempoyak, serta cincalok. Spesies ini disebut ulam raja di Malaysia yang berarti salad raja.
Manfaat Bunga Kenikir
Ulamnya yang digelarkan "ulam raja" telah digunakan secara tradisional untuk memperbaiki peredaran darah dan mencuci darah, serta untuk menguatkan tulang, dan mengobati lemah lambung. Ulamnya mempunyai keupayaan antioksida (AEAC) yang amat tinggi, yaitu setiap 100 gram salad yang segar mempunyai kemampuan antioksidan yang sama dengan 2400 miligram asam L-askorbik. Lebih dari dua puluh jenis bahan antioksidan telah dikenal pasti dalam kenikir. Bahan-bahan antioksidan yang utama disebabkan oleh adanya sejumlah proantosianidin yang wujud sebagai dimer, melalui heksamer, kuersetin glikosida, asam klorogenik, asam neoklorogenik, asam kripto-klorogenik, serta penangkap (+)-. Kemampuan kenikir untuk mengurangi tekanan oksidatif mungkin sebagiannya terdiri daripada kandungan antioksidajnya yang tinggi. Dan juga, tumbuhan ini mengandung zat kimia yang mengandung minyak atsiri, saponin danflavonoida polifenol.
Berdasarkan kajian tempatan, kenikir mengandung 3 persen protein, 0,4 persen lemak dan karbohidrat serta kaya dengan kalsium danvitamin A. Senyawa yang bersifat antioksidan dapat memacu proses apoptosis melalui jalur intrinsik (jalur mitokondria).


thumbnail

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP - MATERI IPA UNTUK SMP KELAS VII SEMESTER II


Keanekaragaman makhluk hidup disebut juga dengan keanekaragaman hayati atau biodiversitas. Istilah keanekaragaman hayati atau “biodiversitas” menunjukkan sejumlah variasi yang ada pada makhluk hidup di suatu lingkungan tertentu. Dengan kata lain, biodiversitas dapat diartikan sebagai persamaan dan perbedaan ciri makhluk hidup pada waktu dan tempat tertentu. Keanekaragaman makhluk hidup dapat terjadi karena adanya proses evolusi yang sangat lama. Selain itu juga dipengaruhi oleh adanya faktor adaptasi, batas geografi, dan rekayasa genetik.
Keanekaragaman hayati dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
1. Keanekaragaman Gen

Makhluk hidup tersusun atas unit satuan terkecil yang disebut sebagai sel. Dalam inti sel terdapat materi pembawa sifat yang disebut gen. Setiap individu memiliki jumlah dan variasi susunan gen yang berbeda-beda namun bahan penyusunnya sama. Keanekaragaman tingkat gen ini dapat dilihat dari perbedaan ciri makhluk hidup dalam satu spesies.
Keanekaragaman gen juga sering dikenal dengan ras. Contohnya pada ayam yaitu ayam banten, ayam kate, dan ayam cemani. Sedangkan pada tumbuhan misalnya mangga gedong, mangga kuini, dan mangga golek.
2. Keanekaragaman Jenis

Keanekaragaman jenis merupakan variasi pada tingkat jenis (genus) makhluk hidup. Variasi ini disebabkan karena adanya rekombinasi (pencampuran) gen-gen dalam jenis tersebut sehingga melahirkan variasi yang lebih beragam. Keanekaragaman ini terjadi pada makhuk hidup yang berbeda spesies namun masih satu family. Contohnya harimau, singa, kucing, dan citah.
3. Keanekaragaman Ekosistem

Suatu ekosistem terdiri dari komponan biotik yaitu komunitas hewan, tumbuhan danmikroorganisme serta komponen abiotek yaitu lingkungan tempat makhluk hidup tersebut tinggal. Komponen-komponen ini saling berinteraksi satu dengan lainnya dalam melakukan siklus materi dan energi.
Keanekaragaman ekosistem dapat dilihat dari variasi ekosistem berdasarkan batas geografi. Contohnya keanekaragaman pada hutan hujan tropis dan keanekaragaman pada gurun pasir.


Penyebab Punah Binatang dan Tumbuhan Dari Muka Bumi

Setiap makhluk hidup pasti akan mati termasuk kita manusia tidak terkecuali hewan dan tumbuhan. Kematian suatu jenis makhluk hidup secara terus menerus yang tidak diimbangi dengan regenarasi generasi penerus / keturunan (berkembang biak) adalah merupakan kepunahan. Punah berarti tidak akan ada lagi makhluk hidup itu selama-lamanya di muka bumi. Contoh spesies yang sudah punah adalah dinosaurus jenis t-rex.
Faktor Alasan Penyebab Kepunahan Suatu Spesies :
1. Daya Regenerasi Yang Rendah
Banyak hewan yang butuh waktu lama untuk masuk ke tahap berkembang biak, biasa memiliki satu anak perkelahiran, butuh waktu lama untuk merawat anak, sulit untuk kawin, anaknya sulit untuk bertahan hidup hingga dewasa, dan sebagainya. Tumbuhan tertentu pun juga terkadang membutuhkan persyaratan situasi dan kondisi yang langka untuk bisa tumbuh berkembang. Hal tersebut menyulitkan spesies yang memiliki daya regenerasi / memiliki keturunan rendah untuk memperbanyak dirinya secara signifikan. Berbeda dengan tikus, ayam, lalat, kelinci, dll yang mudah untuk melakukan regenerasi.
2. Campur Tangan Manusia
Adanya manusia terkadang menjadi malapetaka bagi keseimbangan makhluk hidup di suatu tempat. Manusia kadang untuk mendapatkan sesuatu yang berharga rela membunuh secara membabi buta tanpa memikirkan regenerasi hewan atau tumbuhan tersebut. Gajah misalnya dibunuhi para pemburu hanya untuk diambil gadingnya, harimau untuk kulitnya, monyet untuk dijadikan binatang peliharaan, dan lain sebagainya.
Perubahan areal hutan menjadi pemukiman, pertanian dan perkebunan juga menjadi salah satu penyebab percepatan kepunahan spesies tertentu. Mungkin di jakarta jaman dulu terdapat banyak spesies lokal, namun seiring terjadinya perubahan banyak spesies itu hilang atau pindah ke daerah wilayah lain yang lebih aman.
3. Bencana Alam Besar
Adanya bencana super dahsyat seperti tumbukan meteor seperti yang terjadi ketika jaman dinosaurus memungkinkan banyak spesies yang mati dan punah tanpa ada satu pun yang selamat untuk meneruskan keturunan di bumi. Sama halnya dengan jika habitat spesies tertentu yang hidup di lokasi yang sempit terkena bencana besar seperti bancir, kebakaran, tanah longsor, tsunami, tumbukan meteor, dan lain sebagainya maka kepunahan mungkin tidak akan terelakkan lagi.
4. Didesak Populasi Lain Yang Kuat
Kompetisi antar predator seperti macan tutul dengan harimau mampu membuat pesaing yang lemah akan terdesak ke wilayah lain atau bahkan bisa mati kelaparan secara masal yang menyebabkan kepunahan.
Untuk itulah mari kita jaga satwa langka serta tumbuhan langka yang tersisa agar tidak punah dimakan waktu sehingga anak cucu kita bisa melihat hewan dan tumbuhan tersebut secara langsung.

USAHA PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI

Agar keanekaragaman makhluk hidup dapat terus lestari dan mampu memberi manfaat yang sebesar-besarnya kepada manusia, pemanfaatannya harus secara bijaksana. Beberapa usaha penyelamatan dan pelestarian keanekaragaman makhluk hidup sebagai berikut.
1.  Sistem tebang pilih dengan cara memilih tanaman yang bila ditebang tidak sangat berpengaruh terhadap ekosistem.
2.  Peremajaan tanaman dilakukan untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil dengan mempersiapkan tanaman pengganti.
3.  Penangkapan musiman yang dilakukan pada saat populasi hewan paling banyak dan tidak pada saat kondisi yang dapat mengakibatkan kepunahan. Contohnya tidak berburu pada saat musim berkembang biak.
4.  Pembuatan cagar alam dan tempat perlindungan bagi tumbuhan dan hewan langka seperti suaka margasatwa dan taman nasional. Tempat-tempat tersebut melindungi flora atau fauna yang sudah terancam punah.
Perlindungan (konservasi) keanekaragaman hayati bertujuan untuk melindungi flora dan fauna dari ancaman kepunahan. Konservasi dibagi dua macam, yaitu:
1.    In Situ
In situ adalah konservasi flora dan fauna yang dilakukan pada habitat asli. Misalnya memelihara ikan yang terdapat di suatu danau yang dilakukan di danau tersebut, tidak dibawa ke danau lain atau sungai. Ini dilakukan agar lingkungannya tetap sesuai dengan lingkungan alaminya. Meliputi 7 kategori, yaitu cagar alam, suaka margasatwa, taman laut, taman buru, hutan, atau taman wisata, taman provinsi, dan taman nasional.
2.    Ex Situ
Ex situ adalah konservasi flora dan fauna yang dilakukan di luar habitat asli, namun kondisinya diupayakan sama dengan habitat aslinya. Perkembangbiakan hewan di kebun binatang merupakan upaya pemeliharaan ex situ. Jika berhasil dikembangbiakan, sering kali organisme tersebut dikembalikan ke habitat aslinya. Contohnya, setelah berhasil ditangkar secara ex situ, jalak Bali dilepaskan ke habitat aslinya di Bali. Misalnya: konservasi flora di Kebun Raya Bogor dan konservasi fauna di suaka margasatwa Way Kambas, Lampung.

Upaya melestarikannya juga meliputi ekosistem di suatu wilayah. Perlindungan tersebut di antaranya:
1.    Cagar Alam
Cagar alam adalah membiarkan ekosistem dalam suatu wilayah apa adanya. Perkembangannya terjadi secara proses alami. Manusia dilarang memasukinya tanpa izin khusus. Cagar alam bertujuan untuk:
a. melindungi ciri khas tumbuhan, hewan, dan ekosistem alami
b. mempertahankan keanekaragaman gen
c. menjamin pemanfaatan ekosistem secara berkesinambunga
d. memelihara proses ekologi
Contohnya Cagar Alam Pangandaran (Jawa Barat).
2.    Suaka Margasatwa
Merupakan pelestarian satwa langka. Perburuan dibuatkan peraturan tertentu. Satwa langka dilindungi oleh undang-undang konservasi, sehingga kepemilikannya harus memiliki izin khusus.
3.    Taman Nasional
Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. Taman nasional dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, penunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi. Taman nasional juga berfungsi melindungi ekosistem, melestarikan keanekaragam flora dan fauna, dan melestarikan pemanfaatan sumber daya alam hayati.
Beberapa taman nasional tersebut misalnya Taman Nasional (TN) Gunung Leuseur (Aceh dan Sumatera Utara), TN Kerinci Seblat (Sumatera Selatan dan Bengkulu), TN Bukit Barisan Selatan (Bengkulu dan Lampung), TN Ujung Kulon (Banten), TN Gunung Gede Pangrango (Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat), TN Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), TN Bromo Tengger (Jawa Timur), TN Meru Betiri (Jawa Timur), TN Baluran (Banyuwangi, Jawa Timur), TN Bali Barat, TN Komodo (Nusa Tenggara Barat) dan TN Tanjung Puting (Kalimantan Tengah).
4.    Taman Laut
Taman laut adalah wilayah lautan yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi dan indah. Kawasan ini dijadikan sebagai konservasi alam, misalnya Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara.
Konservasi alam adalah upaya pengelolaan sumber daya alam untuk menjamin kelangsungan hidup manusia di masa kini dan masa mendatang. Konservasi alam meliputi tiga hal, yaitu:
a. perlindungan, melindungi proses ekologis dan sistem penyangga kehidupan. Misalnya, perlindungan siklus udara dan air.
b. pelestarian, melestarikan sumber daya alam dan keanekaragam hayati
c. pemanfaatan, memanfaatkan secara bijaksana sumber daya alam dan lingkungannya.
5.    Hutan Lindung
Hutan lindung biasanya terletak di daerah pegunungan. Hutan tersebut berfungsi sebagai resapan air. Hal ini untuk mengatur tata air dan menjaga agar tidak terjadi erosi.
6.    Kebun Raya
Kebun raya adalah kebun buatan yan berguna untuk menghimpun tumbuhan dari berbagai tempat untuk dilestarikan. Selain itu, kebun raya ialah Kebun rata Bogor dan Kebun Raya Ppurwodadi (Jawa Timur)
Masyarakat awam hendaknya tidak memelihara hewan atau tumbuhan langka yang rawan punah. Memelihara burung, kera, atau orang utan di rumah akan menyebabkan hewan hewan tersebut semakin cepat punah. Sebaiknya, hewan tersebut dibiarkan hidup secara alami atau diserahkan pemeliharaannya kepada orang yang ahli agar ditangkarkan dan kemudian dilepaskan kembali ke habitat aslinya. Kita dapat berperan serta untuk melestarikannya dengan memelihara hewan atau tumbuhan hasil penangkaran atau budi daya, misalnya burung kenari, ikan hias, tanaman hias, kucing dan anjing.
Kita dapat membantu melestarikan keanekaragaman makhluk hidup dengan cara:
a.  tidak membunuh hewan dan tumbuhan liar
b.  tidak mempermainkan hewan liar dan memetik tumbuhan langka
c.  sewaktu bertamasya atau berkemah, tetaplah memelihara kelestarian lingkungan, tidak membawa      pulang hewan dan tumbuhan langka
d.  tidak membuang sampah di sembarang tempat, karena dapat mengganggu kesehatan hewan jika termakan hewan tersebut
e.  tidak membuang limbah ke lingkungan, misal limbah rumah tangga atau pestisida, karena dapat membahayakan kehidupan hewan dan tumbuhan yang ada di lingkungan tersebut.


.comment-content a {display: none;}